3 Konflik Negara Afrika Terbesar

Rwanda merupakan negara afrika bagian tengah, yang hancur akibat konflik. Rwanda adalah negara bekas jajahan belgia, pada saat masa penjajahan, belgia mengkotak kotakan dan mengadu domba suku tutsi (minoritas) dengan suku hutu (mayoritas). Awal terjadinya konflik karena rasa iri antar suku, rasa benci, dan kecemburuan sosial dan terbunuhnya presiden terpilih dari suku hutu oleh militan suku tutsi, kemudian terjadilah genosida suku hutu terhadap suku tutsi secara besar besaran. Konflik antar suku ini menyebabkan korban tewas sebanyak 250.000 dari suku tutsi dan 50.000 dari suku hutu.

Konflik Nigeria

Dalam kasus nigeria ini bisa dimasukan dalam kategori konflik agama. Hal ini terbukti dari peperangan yang dilakukan antara pihak muslim dan kristen. 95% di nigeria adalah islam dan 15% adalah kristen. Walaupun islam adalah mayoritas, fakta menunjukan bahwa islam hidup dalam kemiskinan dan penindasan kristen, sedangkan kristen hidup dengan kemewahan. Mayoritas pemerintahan dikuasai oleh kristen, bahkan kekayaan alamnya pun dikuasai kristen.

Republik Kongo

Perang kongo adalah yang terbesar di benua afrika, karena banyak milisi milisi dan pihak pihak tertentu ikut terseret kedalam peperangan. Sejatinya perang besar dikongo adalah buntut dari konflik Rwanda yang berkepanjangan. Perang kongo di bagi menjadi 2 periode…periode pertama pada tahun 1996-1997, kemudian periode kedua pada tahun 1998-2003. Bahkan ada yang mengatakan bahwa perang kongo melibatkan 8 negara negara benua afrika.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *